Aroma

.
Mungkin jika aku tersihir
Itu karena harum mu
Rasakan tengkuk mu saat berdansa
Serasa tak ingin usai berada disana
.
Biarkan aroma mu ku hirup saat pagi,
Sebagai pengganti secangkir kopi.
Saat malam tiba, biarkan menjadi penenang
.
Ah aku menjadi pengagum mu
Pengagum yg siap menyiapkan hidung untuk menghirup aroma tubuhmu
.
-Jingga-

Komentar

Anonim mengatakan…
Puisi yang bagus...

Postingan Populer